BULETIN PENCERAH HINDIA RAYA

Wordpress blogDALAM BULETIN INI TERDAPAT INFORMASI-INFORMASI YANG DAPAT ANDA JADIKAN SEBAGAI PENGETAHUAN BARU DAN MENAMBAH WAWASAN ANDA DALAM HAL KESEHATAN, SEJARAH, ILMU PENGETAHUAN, BIOGRAFI, DAN LAIN-LAIN.
DIMANA SUMBER-SUMBER BAHAN PENULISAN BULETIN INI DIDAPAT BAIK DARI SUMBER SENDIRI, REFERENSI BUKU, MAUPUN REPOST DARI ORANG LAIN.
ALASAN SAYA MENAMAINYA “BULETIN PENCERAH HINDIA RAYA” ADALAH UNTUK MENGINGAT KEMBALI SEMANGAT BELAJAR DAN MENCARI ILMU RAKYAT INDONESIA JAMAN PENJAJAH DAHULU YANG BEGITU TANGGUH DAN GIGIH WALAU BERADA DALAM TEKANAN, SAYA HARAP DENGAN SEMANGAT TERSEBUT KITA JUGA TERPACU UNTUK LEBIH GIAT DALAM MENCARI ILMU APALAGI DI ERA REVOLUSI SAAT INI.

AKHIR KATA, WALAUPUN ISI DARI BULETIN INI TIDAKLAH SEMPURNA TAPI SAYA HARAPKAN MAMPU UNTUK MENAMBAH KHAZANAH PENGETAHUAN ANDA LEBIH-LEBIH MENINGKATKAN MINAT ANDA DALAM MENCARI ILMU PENGETAHUAN.

MERDEKA…!!!

SALAM BOEMI PUTRA!

Bertanam Jahe dipekarangan

Jahe bisa tumbuh baik dipekarangan rumah. Jahe bisa ditanam langsung maupun menggunakan karung. Penggunaan karung dalam bertanam jahe,selain memudahkan dalam proses pemanenan juga berfungsi untuk menghemat lahan.Apakah bertanam jahe juga memberikan pendapatan? Tentu saja bisa. Satu karung 25 kg mampu menampung 10 kg jahe siap panen. Dan permeter persegi bisa diisi 3 karung jahe. Artinya setiap meter persegi pekarangan rumah bisa menghasilkan 30kg jahe.Jika harga jahe dipasaran Rp15.000/kg. Setiap meter pekarangan anda berpotensi menghasilkan Rp450.000,-

Berapa usia jahe siap panen? Usia jahe siap panen sekitar  10 bulan.Artinya setiap meter persegi berpotensi  menghasilkan uang Rp45.000,-. Jika anda memiliki lahan pekarangan 4 meter x 5 meter. Pekarangan anda berpotensi menghasilkan Rp900.000,-/bulan. Cukup lumayan bukan

Bagaimana caranya bertanam jahe dengan menggunakan karung? Anda bisa memanfaatkan kompos sebagai media tanam atau jika ada serbuk kayu, anda bisa mencampur serbuk kayu dengan bekatul dan difermentasi dengan em 4 selama seminggu. Setiap karung 25 kg bisa ditanam 2 ruas jahe. Dan dimasa panen perkarungnya bisa menghasilkan 10kg jahe. Cukup mudah untuk dilakukan dan cukup menghasilkan.semoga bermanfaat.

Sumber :
how-togetmoney.blogspot.co.id

Kamar untuk Sang Ayam

clousehouse

Pernahkah anda mendengar “close house farming” atau bertenak didalam ruangan? Atau adakah kamar kosong dirumah anda? Jika anda memiliki kamar kosong yang tak terpakai. Mungkin sudah saatnya anda untuk berfikir menghasilkan uang dari kamar anda.Bagaimana menghasilkan uang dari kamar tak terpakai yang anda miliki? Mungkin terbesit dari benak anda untuk menyewakan kamar kosong anda? Bagaimana jika menyewakan kamar kosong anda untuk sang ayam?

Berapa uang yang dihasilkan dari berbagi ruang dengan sang ayam? Seekor ayam pedaging atau ayam broiler dapat tumbuh dengan baik di ruang tertutup yang terlindungi dari hujan dan panas matahari, tidak lembab dan kering.

Ayam pedaging bisa dipanen pada usia 36 hari dengan bobot mencapai 2 kg perekor.Satu meter persegi bisa menampung 5 sampai dengan 6 ekor ayam.Artinya kamar ukuran 3 meter x 3 meter mampu menampung 54 ekor ayam. Dengan harga jual daging ayam Rp25.000,-/kg, setiap meter kamar kosong anda bisa menghasilkan Rp300.000,-/bulan. Bagaimana dengan ukuran kamar 3 meter x 3 meter? Rp2.700.000,- perbulan bukan penghasilan yang mustahil. Lalu bagaimana dengan ruangan yang lebih luas atau mungkin sebuah rumah?

Anda bisa menghitungnya sendiri

sumber :
how-getmoney.blogspot.co.id

BERPETUALANG

image

Di dunia ini banyak hal yang menarik dapat kita temui, mulai dari ragam adat, bahasa, pengetahuan baru, tempat eksotis dan juga masih banyak lainya. Mungkin sebagian hal tersebut bisa kita tahu hanya dengan melalui koneksi internet dan sebuah laptop, mungkin sebagian dari kita sudah cukup terpuaskan hanya dengan sekedar mengetahui lewat media maya tersebut, tapi tidak dengan sebagian lain-nya.🙂

Sebagian lain-nya akan sangat penasaran dan ingin melihat secara langsung hal-hal baru itu, mereka akan tertarik untuk merasakan secara langsung pengalaman yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya. Dengan berpetualang orang-orang tersebut dapat memuaskan dahaganya akan rasa ingin tahu yang besar, dengan berpetualang mereka dapat menemukan jatidiri sebenarnya dari mereka. Lalu, apa susahnya berpetualang itu dilakukan? sebagian dari kita tentu memiliki pekerjaan, keluarga, dan sekelompok masalah yang tidak bisa begitu saja kita tinggalkan, tentunya ini sangat memberatkan bagi mereka yang ingin memuaskan keinginan dalam menelusuri hal yang luar biasa di dunia ini. Baca lebih lanjut

Takut Dikutuk, Banyak Gedung Tak Miliki Lantai 13

image

NEW YORK – Banyak orang mengabaikan
angka 13, tapi tidak dengan pengembang
properti. Banyak gedung pencakar langit di
New York menghilangkan lantai 13.
Hal ini tampaknya telah menjadi tradisi
turun-temurun di industri properti. Demikian
dikutip World Property Channel dari Wall
Street Journal, Sabtu (7/9/2013).
Sebuah studi yang dilakukan CityRealty
menemukan bahwa kurang dari 5 persen
gedung bertingkat sedang dan tinggi di
Manhattan serta Brooklyn yang memiliki
lantai 13.
Pengembang seperti memegang prinsip “lebih
baik aman daripada menyesal” dalam hal ini.
Tidak ada gunanya bertaruh bagi
pengembang, kendati hal ini disebut hanya
takhayul bagi sebagian orang.
“Bahkan jika ada risiko 1 persen seseorang
tidak akan menyukainya, mengapa Anda
melakukannya?” ujar Principil di Property
Market Group, Kevin Maloney.
Menariknya, hal ini tampaknya menjadi lebih
dari sebuah fenomena modern. Pasalnya,
pengembang properti “tua” lebih mungkin
untuk menyertakan lantai 13.
Banyak gedung baru di New York tidak akan
memiliki angka 13 di lift, termasuk Alexico
yang setinggi 60 lantai dan Leonard Street
yang memiliki 56 lantai, yang dikembangkan
oleh Related Group. (wdi)
sumber: Widi Agustian – Okezone

KERETA API INDONESIA

Sumber : www.kereta-api.co.id

Kehadiran kereta api di Indonesia ditandai dengan pencangkulan pertama pembangunan jalan KA di desa Kemijen, Jum’at tanggal 17 Juni 1864 oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Mr. L.A.J Baron Sloet van den Beele. Pembangunan diprakarsai oleh “Naamlooze Venootschap Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij” (NV. NISM) yang dipimpin oleh Ir. J.P de Bordes dari Kemijen menuju desa Tanggung (26 Km) dengan lebar sepur 1435 mm. Ruas jalan ini dibuka untuk angkutan umum pada hari Sabtu, 10 Agustus 1867.

Keberhasilan swasta, NV. NISM membangun jalan KA antara Kemijen – Tanggung, yang kemudian pada tanggal 10 Februari 1870 dapat menghubungkan kota Semarang – Surakarta (110 Km), akhirnya mendorong minat investor untuk membangun jalan KA di daerah lainnya. Tidak mengherankan, kalau pertumbuhan panjang jalan rel antara 1864 – 1900 tumbuh de-ngan pesat. Kalau tahun 1867 baru 25 Km, tahun 1870 menjadi 110 Km, tahun 1880 mencapai 405 Km, tahun 1890 menjadi 1.427 Km dan pada tahun 1900 menjadi 3.338 Km.

Selain di Jawa, pembangunan jalan KA juga dilakukan di Aceh (1874), Sumatera Utara (1886), Sumatera Barat (1891), Sumatera Selatan (1914), bahkan tahun 1922 di Sulawasi juga telah dibangun jalan KA sepanjang 47 Km antara Makasar–Takalar, yang pengoperasiannya dilakukan tanggal 1 Juli 1923, sisanya Ujungpandang – Maros belum sempat diselesaikan. Sedangkan di Kalimantan, meskipun belum sempat dibangun, studi jalan KA Pontianak – Sambas (220 Km) sudah diselesaikan. Demikian juga di pulau Bali dan Lombok, pernah dilakukan studi pembangunan jalan KA.

Sampai dengan tahun 1939, panjang jalan KA di Indonesia mencapai 6.811 Km. Tetapi, pada tahun 1950 panjangnya berkurang menjadi 5.910 km, kurang Iebih 901 Km raib, yang diperkirakan karena dibongkar semasa pendudukan Jepang dan diangkut ke Burma untuk pembangunan jalan KA di sana.

Jenis jalan rel KA di Indonesia semula dibedakan dengan lebar sepur 1.067 mm; 750 mm (di Aceh) dan 600 mm di beberapa lintas cabang dan tram kota. Jalan rel yang dibongkar semasa pendudukan Jepang (1942 – 1943) sepanjang 473 Km, sedangkan jalan KA yang dibangun semasa pendudukan Jepang adalah 83 km antara Bayah – Cikara dan 220 Km antara Muaro – Pekanbaru. Ironisnya, dengan teknologi yang seadanya, jalan KA Muaro – Pekanbaru diprogramkan selesai pembangunannya selama 15 bulan yang mempekerjakan 27.500 orang, 25.000 diantaranya adalah Romusha. Jalan yang melintasi rawa-rawa, perbukitan, serta sungai yang deras arusnya ini, banyak menelan korban yang makamnya bertebaran sepanjang Muaro- Pekanbaru.

Setelah kemerdekaan Indonesia diproklamir-kan pada tanggal 17 Agustus 1945, karyawan KA yang tergabung dalam “Angkatan Moeda Kereta Api” (AMKA) mengambil alih kekuasa-an perkeretaapian dari pihak Jepang. Peristiwa bersejarah tersebut terjadi pada tanggal 28 September 1945. Pembacaan pernyataan sikap oleh Ismangil dan sejumlah anggota AMKA lainnya, menegaskan bahwa mulai tanggal 28 September 1945 kekuasaan perkeretaapian berada di tangan bangsa Indonesia. Orang Jepang tidak diperbolehkan campur tangan lagi urusan perkeretaapi-an di Indonesia. Inilah yang melandasi ditetapkannya 28 September 1945 sebagai Hari Kereta Api di Indonesia, serta dibentuknya “Djawatan Kereta Api Republik Indonesia” (DKARI).

Ringkasan Sejarah Perkeretaapian Indonesia

Periode Status Dasar Hukum
Th. 1864 Pertama kali dibangun Jalan Rel
sepanjang 26 km antara Kemijen
Tanggung oleh Pemerintah Hindia Belanda
1864 s.d 1945 Staat Spoorwegen (SS)
Verenigde Spoorwegenbedrifj (VS)
Deli Spoorwegen Maatschappij (DSM)
IBW
1945 s.d 1950 DKA IBW
1950 s.d 1963 DKA – RI IBW
1963 s.d 1971 PNKA PP. No. 22 Th. 1963
1971 s.d.1991 PJKA PP. No. 61 Th. 1971
1991 s.d 1998 PERUMKA PP. No. 57 Th. 1990
1998 s.d. 2010 PT. KERETA API (Persero) PP. No. 19 Th. 1998
Keppres No. 39 Th. 1999
Akte Notaris Imas Fatimah
Mei 2010 s.d sekarang PT. KERETA API INDONESIA (PERSERO) Instruksi Direksi No. 16/OT.203/KA 2010

Sisi Gelap Dunia Kedokteran Modern

Realitas mungkin mengejutkan kita. Sebuah penelitian besar dari Lembaga Pengobatan Amerika Serikat tahun 2007 memperkirakan bahwa “kurang dari separuh” prosedur yang dilakukan dokter dan keputusannya mengenai pembedahan, resep obat dan pemeriksaan merupakan keputusan yang pasti dan efektif. Lebih dari separuh merupakan kombinasi dari tebakan, teori dan tradisi, dengan pengaruh kuat dari well, kapitalis. Yup, kita sudah akrab dengan faktor yang satu ini. Mengenai betapa mahalnya harga sewa kamar semalam atau harga obat.

Dokter sering kali sama butanya dengan pasien mereka saat mereka mencoba memberikan resep obat, melakukan pembedahan atau pemberian implan. FDA (Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika) hanya mengatur obat, alat dan prosedur pemeriksaan, namun ia tidak mengendalikan bagaimana dokter harus menggunakannya dan tidak punya kendali sama sekali pada operasi pembedahan. Kurangnya pengawasan ini berakibat pada kurangnya pengetahuan dokter mengenai efek samping, bahkan dari produk atau prosedur yang telah digunakan bertahun-tahun. Bila sebuah produk baru datang, katakanlah obat jenis baru dan penjualnya menyebutnya obat anti tuberkulosis, dokter kemungkinan kecil tahu perbedaan antara benar atau tidaknya klaim tersebut. Baca lebih lanjut

10 Warisan Steve Jobs

Banyak orang yang lebih suka menyebut ciptaan Jobs dengan karya, bukan produk. Mungkin karena ada rasa seni disana.

Inilah setidaknya 10 karya terbaik Steve Jobs. Kita sebut saja ini warisan dari Jobs.

1. Apple II (1977)

Masih banyak mendapat sentuhan Steve Wozniak. Apple II dirilis tahun 1977, selang 12 bulan setelah komputer Apple pertama, Apple I diluncurkan.

Salah satu komputer personal pertama yang sukses, Apple II dirancang sebagai produk massal untuk pasar ketimbang untuk insinyur.

Tidak seperti Apple I, yang dibuat di garasi milik orang tua Jobs, Apple II menandai mulainya duo pendiri Apple, Jobs dan Wozniak bekerja. “Apple II ini membuat impian saya menjual paket komputer yang dikemas jadi terwujud,” katanya.

Penjualan Apple II pada tahun 1979 menghasilkan US$ 79 juta. Beberapa peningkatan dilakukan dan lini produk ini terus berlangsung hingga 1993. Baca lebih lanjut