Andreas Vesalius Ahli anatomi terbesar

Ilmu pengetahuan modern dimulai pada tahun 1543. pada tahun itulah Andreas Vesalius menerbitkan buku pelajaran lengkap yang pertama mengenai anatomi manusia: “De Humani Corporis Fabrica” (untuk menyinkatnya disebut Fabrica saja). Itulah bahasa latinya untuk “Tentang struktur tubuh manusia”. Semasa mudanya Vesalius sering sekali membedah tubuh binatang-binatang kecil. Ia sangat tertarik pada anatomi binatang-binatang itu, dan ia telah belajar sendiri cara-cara menggunakan pisau (atau pisau bedah) yang benar. Selanjutnya ia meneruskan belajar ilmu pengobatan di Louvain dan Paris. Vesalius dan teman-teman sekolahnya biasa mencuri mayat dari tempat-tempat pelaksanaan hukuman gantung bagi para penjahat, dan merampok tumpukan-tumpukan kerangka di pekuburan-pekuburan di luar kota Paris. Para mahasiswa itu biasa bertaruh untuk mengetahui siapa di antara mereka yang paling bisa mengenali tulang-tulang dengan mata tertutup. Vesalius adalah seorang murid yang sangat cemerlang. Pada tahun 1536 ia kembali ke Louvain untuk memberi kuliah mengenai anatomi di sana. Dari sana, sebagai professor dalam ilmu anatomi, ia selanjutnya pergi ke Padua-sekolah kedokteran terkemuka masa itu. Ketika itu ia baru berusia dua puluh tiga tahun. Dosen-dosen Vesalius di Paris mengikuti tulisan-tulisan kuno karya Galen begitu saja. Mereka jarang sekali memperagakan mayat ketika memberi kuliah. Bahkan mereka hanya memperagakannya ketika ujian saja. Menurut Vesalius cara itu tidak benar. Dalam kuliah-kuliahnya ia sendiri membedah mayat agar lebih jelas menerangkan apa yang dibicarakannya. Ia pun sering pula menggunakan gambar-gambar dan diagram yang dipersiapkannya dengan bantuan temannya, seorang pelukis termasyhur, Jan Stefan Kalkar (yang juga membuat gambar-gambar indah untuk buku Fabrica). Kuliah-kuliah Vesalius yang hidup itu begitu menarik para mahasiswa sehingga jumlah yang mengikutinya tidak tertandingi. Selama lima tahun berikutnya Vesalius menulis buku Fabrica. Buku ini, yang diterbitkan ketika Vesalius tepat berusia 29 tahun, menyangkal beberapa ajaran Galen tentang anatomi. Tidak seperti Galen, Vesalius menuliskan apa-apa yang dilihatnya. Vesalius selanjutnya meninggalkan Padua untuk menjadi dokter istana Kaisar Charles V, dan setelah itu mengabdi kepada Philip II. Pada tahun 1564, waktu berusia 50 tahun, ia sedang dalam perjalanan pulang dari Tanah suci (Yeruzalem) ketika kapal yang ditumpanginya karam yang menyebabkan kematiannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s