Bimbingan dan Konseling di Dunia Pendidikan

Bimbingan konseling berasal dari Amerika Serikat, dan dibawa ke Indonesia ditahun 60-an. Bimbingan konseling bertujuan untuk mengembangkan potensi dan bakat yang dimiliki seseorang untuk menjadi manusia yang unggul.

Dalam bidang pendidikan sendiri pada umumnya selalu berintikan bimbingan. Sebab pendidikan bertujuan agar anak didik menjadi kreatif, produktif, dan mandiri. Artinya pendidikan berupaya untuk mengembangkan individu anak.

Relasi pendidikan antara pendidik dengan anak didik merupakan hubungan yang membantu karena selalu diupayakan agar ada motivasi pendidik untuk mengembangkan potensi anak didik dan membantu anak didik untuk memecahkan masalahnya.

Seperti di keluarga orang tua harus memahami dengan memberikan situasi rumah yang kondusif untuk berkembang, belajar, berinisiatif, berkreatif, dll.

Secara umum tujuan hubungan yang membantu sebagaimana yang dikemukakan di atas adalah sebagai berikut :

  1. Mengembangkan potensi individu secara optimal sehingga dia kreatif, produktif, mandiri dan bersifat religius.
  2. Memecahkan masalah yang dihadapi individu sehingga dia terlepas dari tekanan emosional (stress), kemudian muncul idenya yang cemerlang untuk merencanakan hidupnya secara wajar.

Siswa adalah manusia berpotensi yang layak dikembangkan untuk mencapai sosok manusia yang unggul. Pendidikan sekolah (pendidikan formal) sampai saat ini masih terjebak pada pengembangan kognitif siswa dengan tujuan siswa akan menjadi orang cerdas, prestasi belajar dan NEM tinggi, sehingga dapat memasuki perguruan tinggi (PT) yang berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s