Bimbingan dan Konseling di Dunia Pendidikan

Intinya dengan segala cara sekolah dan orang tua berusaha agar siswa menguasai semua mata pelajaran secara utuh. Dan kadang demi mengejar target sampai mengikuti bimbel. Pelajaran sekolah harus diapal siswa. Sekolah mengutamakan perkembangan otak terutama otak bagian kiri, tapi mengabaikan fungsi otak kanan yang melayani fungsi humanistic, gestalt, intuisi, pribadi, dan holistic. Temasuk seni, agama, dan kreatifitas.

Tekanan sistem sekolah yang berorientasi pengembangan otak kiri (untuk menguasai iptek) sering membuat para siswa jenuh, frustasi, dan konflik karena mereka tidak mempunyai pilihan lain selain belajar dan menghafal. Akibatnya hasil belajar kurang memuaskan dan muncul gejala-gejala membolos, malas, pertengkaran, menentang guru, dan bahkan perkelahian sesame mereka.

Cara guru mengajar yang monoton yaitu ceramah dan tugas, serta humor guru yang kurang dalam menyampaikan pendidikan, dapat menambah jenuh para siswa. Alhasil, sekolah seperti penjara bagi para siswa. Mereka kehilangan kebebasan untuk berimajinasi, intuisi, dan kreativitas, karena tekanan sistem sekolah yang dominan. Hasilnya walaupun para siswa itu dapat lulus dan lanjut ke jenjang berikutnya, tapi kebanyakan dari mereka tidak bisa mandiri di kehidupan kerja, mereka lebih memilih untuk menjadi pegawai dari pada berwiraswasta.

Inilah pentingnya Bimbingan dan Konseling, selama ini bimbingan dan konseling di sekolahan hanya digunakan untuk sekedar alat birokrasi sekolah saja yang mengurusi siswa nakal, membolos, mencuri, dll. Akan tetapi bukan untuk mengembangkan potensi siswa, padahal kenyataanya siswa yang bermasalah di setiap sekolah hanya beberapa persen dari seluruh siswa. Sedangkan siswa yang tidak bermasalah dan berpotensi kurang mendapat perhatian dalam menumbuhkan potensinya. Hingga munculah istilah BK sebagai alat pengawas dan penghukum seperti polisi. Dengan kata lain selama ini BK di sekolah berfungsi seperti dokter yang menyembuhkan penyakit.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s