PENCIPTAAN RADIO

Ditemukan oleh Guglielmo Marconi


Seperti halnya dengan sejumlah penciptaan yang lain, kelahiran radio tergantung pada dua penciptaan yang lain : adalah sejumlah orang yang terlibat di dalamnya.


Di tengah kelahiran radio terdapat Guglielmo Marconi, seorang ahli fisika bangsa Italia yang pada dasarnya mengambil ide dari orang lain dan merakitnya menjadi “radiotelegraf” pertama yang sukses. Sebelum Marconi, terdapat James Maxwell, seorang ahli fisika berkebangsaan Skotlandia yang pertama kali menyatakan dalil pada tahun 1860-an bahwa manusia dapat mengirimkan radiasi elektromagnetik melewati apa yang sebelumnya dikenal sebagai “eter”. Heinrich Hertz, ahli fisika lain, mampu mendemonstrasikan, sekitar dua puluh tahun setelah Maxwell, bahwa radiasi seperti itu ada dan disebutnya “gelombang Hertizan”. Kemudian, pada tahun 1894, Sir Oliver Lodge, seorang ilmuwan Inggris, mengirimkan sinyal menyerupai kode Morse sejauh lebih dari setengah mil. Sayangnya bagi mereka, baik Hertz maupun Lodge tidak memikirkan gelombang radio sebagai lebih daripada keanehan ilmiah; bukan sesuatu yang memiliki implikasi praktis.

Tentu saja, mereka tidak didukung oleh setiap orang. Seorang ilmuwan Rusia bernama Alexander Stepanovich Popov dapat menggambarkan penerapan praktis, termasuk mengirimkan dan menerima sinyal dari tempat-tempat yang terpisah beberapa mil, kemungkinan menguntungkan kalau menyangkut komunikasi kapal. Sesungguhnya, di Rusia, Popov dipuja sebagai pencipta radio yang sebenarnya.

Pada tahun 1895, Popov membuat alat penerima yang mendeteksi gelombang elektromagnetik dalam atmosfer dan menyatakan bahwa pesawat penerima itu suatu hari dapat menangkap sinyal yang dengan sengaja dibuat. Pada tahun 1896, dia menunjukan bahwa hal ini dapat dilakukan dalam percobaan yang dilakukan di tempat yang pada waktu itu dikenal sebagai University of St. Petersburg.

Ketika Popov bekerja di Rusia, Marconi bekerja di Italia. Sebenarnya, dia melakukan serangkaian percobaan di tanah milik keluarga di Bologna, salah satunya adalah upaya untuk meningkatkan kekuatan sinyal untuk mengirimkannya ke tempat yang terletak di bagian lain dari sebuah bukit. Ini dilakukannya dengan menghubungkan erat-erat salah satu ujung dari pemancarnya di ujung kawat panjang yang kemudian direntangkan ke puncak sebuah tiang.

Walaupun awalnya mencapai sukses, penguasa Italia tidak tertarik pada karyanya. Jadi, Marconi pindah ke London. Di sana, dia melanjutkan percobaannya dengan mempersempit dan memperkuat sinyal radio yang coba dia kirimkan. Dengan bantuan seorang sepupu dari Irlandia, dia menyiapkan dan menerima paten untuk peralatannya. Melihat kemungkinan ini, British Post Office mendesaknya untuk mengembangkan lebih lanjut.

Ciptaan ini berangsur-angsur mengalami evolusi dan semakin lama semakin kuat, sampai suatu ketika Marconi mampu memancarkan sinyal radio melintasi selat Inggris yang terpisah sejauh 9 mil (± 15 km). bangga dengan keberhasilan ini, dia dan sepupunya mendirikan Wireless Telegraph and Signal Company. Pada tahun 1899, dia mendirikan stasiun di Prancis melintasi selat yang berjarak 31 mil ( sekitar 50 km). apa pun yang terjadi, beberapa ilmuwan berkata bahwa menempuh jarak yang lebih jauh lagi dan tidak langsung tidak mungkin dilakukan, pada tahun 1901, teori ilmiah saat itu mengatakan bahwa tidak mungkin mengirimkan sinyal radio ke tempat yang amat jauh melintasi bumi karena bentuknya bundar, seperti cahaya, gelombang radio akan bergerak dala garis lurus; oleh karena itu, gelombang radio tidak akan dapat mengikuti garis melengkung.

3 thoughts on “PENCIPTAAN RADIO

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s